Gelombang bunyi

Topik : Sumber-sumber Bunyi – Dawai, Pipa Organa Terbuka, Pipa Organa Tertutup
Kelas : 12 SMA

Kumpulan Soal Ujian

1) Seutas dawai panjangnya 80 cm. Jika tegangan dawai itu diatur sedemikian sehingga kecepatan gelombang transversal yang dihasilkan adalah 400 m/s maka frekuensi nada dasarnya adalah….
A. 640 Hz
B. 500 Hz
C. 320 Hz
D. 250 Hz
E. 125 Hz

2) Sepotong dawai yang panjangnya 80 cm memiliki massa 16 gram dijepit kedua ujungnya dengan tegangan 800 newton. Frekuensi nada dasar yang dihasilkan dawai adalah…
A. 375 Hz
B. 300 Hz
C. 250 Hz
D. 150 Hz
E. 125 Hz

3) Dawai sepanjang 1 meter diberi tegangan 100 N. Pada saat dawai digetarkan dengan frekuensi 500 Hz, di sepanjang dawai terbentuk 10 perut. Massa dawai tersebut adalah….
A. 1 g
B. 5 g
C. 10 g
D. 50 g
E. 100 g

4) Sepotong dawai yang panjangnya 80 cm dan massanya 16 gram dijepit kedua ujungnya dan terentang tegang dengan tegangan 800 N. Frekuensi nada atas kesatu yang dihasilkan adalah….
A. 125 Hz
B. 150 Hz
C. 250 Hz
D. 300 Hz
E. 375 Hz

5) Dawai piano yang panjangnya 50 cm dan massanya 10 gram ditegangkan 200 newton, frekuensi nada dasar yang dihasilkan dawai adalah…
A. 100 Hz
B. 200 Hz
C. 400 Hz
D. 600 Hz
E. 800 Hz

6) Nada atas kedua pada sebuah pipa organa terbuka terjadi jika…
A. terdapat 3 perut dan 3 simpul
B. terdapat 3 perut dan 4 simpul
C. terdapat 4 perut dan 3 simpul
D. terdapat 4 perut dan 3 simpul
E. terdapat 4 perut dan 5 simpul

7) Sebuah pipa organa terbuka memiliki panjang 80 cm. Sebuah pipa organa tertutup memiliki panjang sebesar x cm. Jika nada dasar dari pipa organa terbuka sama dengan nada dasar dari pipa organa tertutup maka nilai x adalah….
A. 40 cm
B. 60 cm
C. 80 cm
D. 120 cm
E. 160 cm

8) Nada dasar dari sebuah pipa organa tertutup dan nada dasar dari sebuah pipa organa terbuka memiliki perbandingan     1 : 1. Perbandingan panjang pipa organa tertutup dan pipa organa terbuka adalah….
A. 1 : 1
B. 1 : 2
C. 2 : 1
D. 2 : 3
E. 3 : 2

9) Nada atas pertama pipa organa terbuka yang panjangnya 0,4 m beresonansi dengan pipa organa tertutup. Jika pada saat beresonansi jumlah simpul pada kedua pipa sama, maka panjang pipa organa tertutup adalah….
A. 0,2 m
B. 0,3 m
C. 0,4 m
D. 0,5 m
E. 0,6 m

10) Pada pipa organa terbuka nada atas kedua dihasilkan panjang gelombang sebesar x dan pada pipa organa tertutup nada atas kedua dihasilkan panjang gelombang sebesar y. Bila kedua pipa panjangnya sama, maka y : x =…
A. 2 : 1
B. 3 : 4
C. 4 : 3
D. 5 : 6
E. 6 : 5

11) Pipa organa terbuka A dan pipa organa tertutup B mempunyai panjang yang sama. Perbandingan frekuensi nada atas pertama antara pipa organa A dengan pipa organa B adalah sebagai…
A. 1 : 1
B. 2 : 1
C. 2 : 3
D. 3 : 2
E. 4 : 3

12) Pipa organa terbuka A yang memiliki panjang 20 cm di dalamnya terdapat dua buah simpul. Nada atas dari pipa organa A beresonansi dengan pipa organa B yang tertutup serta terbentuk 3 buah simpul di dalamnya. Panjang pipa organa B adalah…
A. 30 cm
B. 25 cm
C. 20 cm
D. 16 cm
E. 10 cm

Pilihan Ganda / Multiple Choices
Topik : Gelombang Bunyi 2
Kelas : 12 SMA

Kumpulan Soal Ujian

1) Pernyataan berikut berkaitan dengan sifat gelombang bunyi.
(1) bunyi termasuk gelombang mekanik
(2) arah rambat gelombang bunyi sejajar dengan arah getar sumber bunyi
(3) bunyi dapat merambat di zat padat, zat cair maupun gas
(4) bunyi termasuk gelombang elektromagnetik
Pernyataan yang benar adalah…
A. 1, 2 dan 3
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 4
E. 1, 2, 3 dan 4

2) Cepat rambat bunyi pada seutas dawai dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut.
(1) jenis bahan dawai
(2) panjang dawai
(3) perbandingan massa persatuan panjang dawai
(4) gaya tegang dawai
Faktor yang benar adalah…
A. 1, 2 dan 3
B. 1, 2 dan 4
C. 1, 3 dan 4
D. 2, 3 dan 4
E. 1, 2, 3 dan 4

3) Suatu sumber bunyi memiliki daya 100π watt. Intensitas bunyi pada jarak 10 m dari sumber adalah….
A. 9 watt.m−2
B. 10 watt.m−2
C. 12 watt.m−2
D. 15 watt.m−2
E. 20 watt.m−2

4) Titik A berada 9 m dari suatu sumber bunyi dan titik B berada 27 m dari titik A. 

Perbandingan intensitas bunyi di titik B dan intensitas bunyi di titik A adalah….
A. 1 : 3
B. 3 : 1
C. 1 : 4
D. 4 : 1
E. 1 : 16

5) Perbandingan intensitas bunyi yang sampai di titik P dan intensitas bunyi di titik Q adalah 64 : 1. Perbandingan jarak P dan Q dari sumber bunyi dengan demikian adalah….
A. 64 : 1
B. 1 : 64
C. 8 : 1
D. 1 : 8
E. 4 : 1

6) Taraf intensitas sebuah mesin bubut adalah 80 dB. Jika 5 mesin bubut yang identik dibunyikan bersama-sama maka taraf intensitas bunyi yang terdengar sebesar….(log 2 = 0,30)
A. 82 dB
B. 85 dB
C. 87 dB
D. 89 dB
E. 90 dB

7) Taraf intensitas 100 mesin jahit yang identik saat bekerja bersamaan adalah 80 dB. Taraf intensitas dari satu mesin jahit adalah….
A. 60 dB
B. 70 dB
C. 80 dB
D. 90 dB
E. 100 dB

8) Taraf intensitas sebuah sepeda motor adalah 60 dB dan taraf intensitas sebuah mobil adalah 80 dB. Jika perbandingan taraf intensitas bunyi 100 motor dan taraf intensitas bunyi sejumlah mobil adalah 8 : 9, maka jumlah mobil yang dinyalakan bersamaan adalah….
A. 1 buah
B. 10 buah
C. 100 buah
D. 1000 buah
E. 10000 buah

9) Budi berada 100 meter dari sebuah sumber ledakan dan mendengar bunyi dengan taraf intensitas 100 dB. Amir di tempat yang lebih jauh mendengar suara ledakan dengan taraf intensitas 60 dB. Jarak Amir dari sumber ledakan adalah….
A. 1 km
B. 5 km
C. 10 km
D. 15 km
E. 20 km

10) Sebuah mobil ambulance membunyikan sirine dengan frekuensi 680 Hz melewati seorang anak yang duduk di sebuah halte. Jika kecepatan bunyi di udara adalah 340 m.s−1 dan kecepatan mobil ambulance adalah 72 km.jam−1 maka frekuensi bunyi yang terdengar anak adalah….
A. 640,5 Hz
B. 680,0 Hz
C. 700,5 Hz
D. 712,5 Hz
E. 722,5 Hz

11) Mobil pemadam kebakaran sedang bergerak dengan laju 20 m.s−1 sambil membunyikan sirine pada frekuensi 400 Hz (cepat rambat bunyi 300 m.s−1). Jika mobil pemadam kebakaran bergerak menjauhi seseorang yang sedang berdiri di tepi jalan, maka orang tersebut akan mendengar frekuensi sirine pada frekuensi….
A. 375 Hz
B. 575 Hz
C. 600 Hz
D. 620 Hz
E. 725 Hz

12) Seorang pendengar berdiri di samping sumber bunyi yang frekuensinya 684 Hz. Sebuah sumber bunyi lain dengan frekuensi 676 Hz bergerak mendekati pendengar itu dengan kecepatan 2 m s–1. Bila kecepatan merambat bunyi di udara 340 m s–1, maka frekuensi layangan yang didengar oleh pendengar itu adalah….
A. 2 Hz
B. 3 Hz
C. 4 Hz
D. 5 Hz
E. 6 Hz

Soal Gelombang bunyi

Kerjakan  pada  kertas  selembar  dan kumpulkan

  1. Sepotong dawai yang kedua ujungnya terikat memiliki panjang 5 meter, massa jenisnya μ = 40 gram/m menghasilkan frekuensi nada dasar f0 = 20 Hz. Tentukan  a.Tegangan dawai  b. Frekuensi serta panjang gelombang pada nada atas pertama   c. Frekuensi serta panjang gelombang pada nada atas kedua
  1. Sebuah pipa organa terbuka yang panjangnya 2 m mengasilkan dua frekuensi harmonik yang berturut – turut adalah 410 Hz dan 495 Hz। Tentukan cepat rambat bunyi pada pipa organa tersebut
  1. Sebuah pipa organa tertutup yang panjangnya 50 cm. Jika cepat rambat bunyi diudara 340 m/s . Tentukan frekunsi :

(a). Nada dasar (f0) ;

(b). Nada atas pertama (f1) ;

(c). Nada atas kedua (f2)

  1. Sebuah pipa organa terbuka menghasilkan nada dasarnya dengan frekwensi 170 Hz। Bila panjang pipa organa terbuka tersebut sama dengan panjang sebuah pipa organa tertutup, maka berapa frekwensi nada atas pertama yang dihasilkan oleh pipa organa tertutup ini, bila cepat rambat bunyi di udara 340 m/s

Buku Kurikulum 2013 Edisi 2014Tingkat SMA/SMK Kelompok A dan B

 Berikut ini kami berikan link untuk Buku Kurikulum 2013 tingkat SMA/SMK pada Kelompok Mapel A dan B, semoga bermanfaat:
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Pend. Agama Islam Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Pend. Agama Islam Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran PPKn Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran PPKn Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Matematika Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Sejarah Indonesia Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Prakarya dan KW Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran Prakarya dan KW Kelas XI klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran PJOK Kelas X klik disini
  • Buku Guru dan Buku Siswa Mata Pelajaran PJOK Kelas XI klik disini
Sumber: http://mgmppaismkpurbalingga.blogspot.com/

Buku Matematika SMA Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2014

# Buku Pegangan SMA Kelas 10 Edisi Revisi 2014

 

# Buku Pegangan SMA Kelas 11

 

Erupsi Kelud dari menit ke menit

140213_mtsat-1r_ir_kelut_east_java_anim

Letusan dari menit ke menit dari Satelit

 

Titik ditengah yang membesar itu adalah kolom cendawan letusan yg melemparkan material erupsi. Warna disebelah kanan(timur) ini adalah awan hujan. Kita tetap bersyukur bahwa arah anginnya ke arah laut. Sehingga hal-hal lebih buruk dapat terhindarkan.

 

Payung cendawan kolom letusan ini ukuran terbesarnya hingga radius 100 km .

 

:( “Wah tidak perlu diterangkan saya sudah bisa manggut-manggut. Sambil bersyukur Pakdhe”

Dongeng Geologi

Persiapan OSN Kota Bekasi SMAN 5 Bekasi

Mungkin materi OSN dan latihan soal ini berguna bagi kalian, silakan di download. Semoga sukses semuanya.
Materi dan Soal Persiapan OSN Fisika 2014
Materi dan soal Fisika untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
Materi dan Soal Persiapan OSN Astronomi
Materi dan soal Astronomi untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dapat didownload pada link berikut :
A. MATERI OSN ASTRONOMI
A. PRESENTASI OSN ASTRONOMI
A. SOAL OSN ASTRONOMI
Materi dan Soal Persiapan OSN Kebumian 2014
Materi dan soal Kebumian untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
Materi dan Soal Persiapan OSN Matematika 2014
Materi dan soal Matematika untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
fungsi Persamaan Kuadrat

Eksponen dan Logaritma

Logika Matematika

Trigonometri

Pertidaksamaan

Induksi Matematika

Geometri Dasar
Materi dan Soal Persiapan OSN Kimia 2014
Materi dan soal Kimia untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
Konsep Mol dan Stoikiometri

Atom dan Sistem Periodik Unsur

Ikatan Kimia dan Geometri Molekul

Termokimia
Materi dan Soal Persiapan OSN Biologi 2014
Materi dan soal Biologi untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
Struktur dan Fungsi Tumbuhan

Transport Pada Tumbuhan

Anatomi Dasar 1

Anatomi Dasar 2

Soal Anatomi Dasar

Sistem Digestive

Soal Sistem Disgestive

Sistem Respirasi

Soal Sistem Respirasi

Sistem Imunitas
Materi dan Soal Persiapan OSN Ekonomi 2014
Materi dan soal Ekonomi untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 dapat didownload pada link berikut :
Materi dan Soal Persiapan OSN Komputer 2012
Materi dan soal Komputer untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2012 dapat didownload pada link berikut :
Pengenalan Algoritma pada Pemrograman Pascal

Tipe Data dan Operator dalam Pemrograman

Pemilihan Percabangan IF

Perulangan/Looping

 

Penilaian Kinerja Guru

Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik agar potensi peserta didik  berkembang menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Guru yang efektif adalah yang mampu melaksanakan tujuh tugas utama guru dan berhasil mewujudkan tujuan pendidikan nasional, seperti pada satuan pendidikan dasar yaitu;

  1. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, kesehatan jiwa, serta kebersihan lingkungan
  2. Menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia yang ditandai dengan kepatuhan menjalankan ajaran agama.
  3. Bekerja sama dalam kelompok, tolong-menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya
  4. Peningkatan pemahaan potensi diri,  keadaran sosial yang berkarakter yang ditunjukkan dengan indikator (1) mengenal potensi kekurangan dan kelebihan diri (2) Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan. (3) Bekerja sama dalam kelompok, tolong, menolong, dan menjaga diri sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya (4) Mematuhi aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. (5) Berkomunikasi dengan jelas dan santun.
  5. Belajar dan berinovasi meliputi (1) Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis,  dan kreatif. (2) Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan kompetitif. (3) Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya (4) Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari (5) Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar (6) Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab (7) Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis (8) Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berhitung.
  6. Melakukan kegiatan seni dan budaya lokal.
  7. Berwawasan kebangsaan yang ditunjukkan dengan (1) Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan (2) Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan tanah air Indonesia.
  8. Berwawasan global.

Untuk mewujudkan mutu lulusan sebagaimana terurai di atas, guru perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai. Dalam hal ini guru perlu memiliki kapasitas dan kapabelitas dalam mewujudkan tujuan  pendidikan menjadi prilaku siswa dalam realita. Guru mampu merealisasikan cita-cita menajadi nyata.

Atas dasar  pertimbangan itu, maka penilaian kinerja guru fokus pada tiga fungsi utama yaitu:

Pertama, merencanakan pembelajaran  yang meliputi (1) memformulasikan tujuan  pembelajaran dalam RPP sesuai dengan kurikulum/silabus dan memperhatikan karakteristik peserta didik (2) menyusun  bahan ajar secara runut, logis, kontekstual dan mutakhir (3) merencanakan kegiatan pembelajaran yang efektif (4)  memilih sumber belajar/ media pembelajaran sesuai dengan materi dan strategi pembelajaran (4) menilai kemajuan belajar siswa. Tugas yang keempat terintegrasi dalam tugas penilaian.

Kedua, melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mencapai tujuan. Pada fungsi ini guru perlu (1) memulai pembelajaran  dengan  target yang terukur  atau efektif (2) menguasai materi dan dapat menyampaikan materi pelararan (3) menerapkan strategi pembelajaran yang memfasilitasi siswa menguasai materi dan meningkat keterampilan belajarnya (4) memanfaatkan sumber dan media belajar (5) meningkatkan keterlibatan siswa sehingga mendapat pengalaman belajar (6) menggunakan bahasa yang baik dan benar yang sehingga dapat membantu meningkatkan pamahaman secara jelas.

 Ketiga, melaksanakan penilaian otententik. Guru menggunakan alat penilaian untuk memantau keberhasilan siswa belajar secara bekala. Untuk mendapatkan hasil penilaian yang sahih guru perlu menggunakan berbagai strategi dan metode penilaian. Target penting dalam penilaian adalah mengukur kesesuaian antara target yang terdapat dalam RPP dengan pencapaian nyata yang dapat siswa capai. Keberhasilan guru juga diukur dengan kemampuan untuk memanfatkan berbagai  hasil penilaian untuk memberikan umpan balik bagi peserta didik tentang kemajuan belajarnya dan  bahan perbaikan rancangan pembelajaran selanjutnya.

Untuk menunjang keberhasilan menjadi guru yang efektif kepala sekolah perlu memfasilitasi guru agar dapat mengembangkan kapasitas guru dalam berbagai dimensi di bawah ini.

Dimensi pertama dapat menunjukkan  kapasitasnya dalam menguasai ilmu pengetahuan  yang meliputi indikator di bawah ini.

  1. Menguasai materi pelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya.
  2. Menguasai teori, prinsip dan prosedur mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik dalam kegiatan mengajar.
  3. Menggunakan pengetahuan tentang kapasitas akademis, peta sosial ekonomi, bakat dan minat siswa untuk kepentingan peningkatan mutu belajar siswa.
  4. Menguasi pengetahuan  tentang cara mengintegrasikan tugas medidik, mengajar, membimbing, mengarahkan,  melatih, menilai dan mengevaluasi dalam pelaksanaan pembelajaran.
  5. Menguasai pengetahuan tentang cara mendisain persiapan, pelaksanaan, penilaian pembelajaran menilai hasil belajar.
  6. Menggunakan  keterampilan mengendalikan proses pembelajaran sesuai dengan rencana.
  7. Merancang insturmen penilaian hasil belajar untuk menghimpun kemajuan belajar siswa, melakukan remedial dan pengayaan.
  8. Menguasai pengetahuan melalui pengembangan daya baca tulis dan mengarahkan pembelajar yang efektif sehingga siswa menguasai materi pelajaran, menerapkan ilmu pengetahuan untuk berkarya, memecahkan masalah
  9. Menguasai pengetahuan dalam mengembangkan kecakapan  berpikir kritis, kreatif, inovatif, logis dan imajinatif melalui kegiatan belajar mandiri, kolaboratif, dan interaktif.
  10. Menguasai cara mengembangkan kapasitas  potensi, daya kolaborasi,  daya kreasi, dan  prestasi diri siswa yang berkontribusi terhadap perwujudan keunggulan.

Dimensi kedua,  menunjang pengembangan kapasitas pengetahuan yang diperlukan sebagai guru dan memperbaiki keterampilan dalam menunaikan tugas sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, penilai dan evaluator, maka guru wajib  menuaikan tugas belajar dan berlatih. Dalam hal ini guru dapat melakukan tugas berikut:

  1. Belajar mandiri baik secara individual maupun dalam kolaborasi tim.
  2. Melaksanakan tugas belajar seperti mengikuti pelatihan, temu kerja, dan mengikuti pendidikan lanjutan diri  melalui  membaca, riset, dan kerja sama serta mampu mengekspresikan pikiran dalam bentuk lisan, tulisan atau karya inovatif.
  3. Mengembangkan kerja sama melalui perluasan jejaring profesional dan sosial.
  4. Menggunakan ilmu  pengetahuan dalam kegiatan penelitian dan mengembangkan karya inovatif untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pekerjaan.

 Dimensi ketiga guru mampu mengimplementasikan  manajemen pembelajaran kinerja yang diukur dengan berbagai  indikator berikut:

  1. Menggunakan kalender pendidikan, peraturan akademik dan prinsip-prinsip penyusuanan KTSP
  2. Merencanakan pembelajaran  yang penunaikan tugasnya berwujud silabus dan RPP yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan siswa pda tingkat satuan pendidikan.
  3. Mengembangkan instrumen penilaian yang mengukur ketercapaian target mutu pada tiap indikator hasil belajar yang memenuhi standar kompetensi lulusan.
  4. Melaksanakan pembelajaran  sesuai dengan skenario yang dirancang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
  5. Melaksanakan penilaian yang ditindaklanjuti dengan melakukan analisis butir soal, menilai kinerja belajar siswa dalam tujuan pembelajaran, melaksanakan kegiatan remedial dan pengayaan, selanjutnya melaksanakan evaluasi dan tindaklanjut perbaikan

Dimensi keempat guru menunaikan tugas birokratis yang dapat direkam dalam bentuk portofolio yang  dapat dilihat dalam berbagai indikator pemenuhan tugas sebagai berikut:

  1. Memenuhi tugas 37,5 jam per minggu atau memenuhi tugas 24 jam.
  2. Hadir sesuai jadwal,  tepat waktu, menggunakan waktu efektif, dan mengahiri tugas tepat waktu.
  3. Menghasilkan karya ilmiah atau karya inovatif
  4. Memiliki stabilitas emosi  dalam berinteraksi di kelas maupun di luar kelas.
  5. Disiplin menggunakan bahasa yang komunitkatif dan santun.
  6. Berpakaian rapih untuk  menunjang penampilan sebagai pendidik  yang menjadi  teladan.
  7. Mengikuti kegiatan resmi, upacara bendera, memenuhi perintah terpat waktu.
  8. Melaksanakan kerja sama peningkatan mutu diri melalui kegiatan organisasi profesi
  9. Partisipatif dalam memecahkan masalah sekolah maupun masyarakat.
  10. Memenuhi standar prestasi kerja.

Dimensi Kelima, yaitu akuntabilitas guru dalam menunaikan tugas mengajar dan membimbing siswa agar memenuhi standar kompetensi lulusan.  Produktivitas guru perlu dilihat dari pengaruh penunaian tugasnya terhadap hasil belajar siswa yang ditunjukkan dangan;

  1. Kesuaian nilai yang siswa peroleh dengan kriteria ketuntasan minial (KKM) dan target nilai UN tingkat satuan pendidikan.
  2. Menunjukkan kecakapan berpikir kritis, kreatif, logis, dan imajinatif yang dibuktikan dengan produk belajar siswa atau bukti penilaian otentik yang terlihat pada RPP, hasil karya siswa, dan instrumen penilaian yang guru gunakan.
  3. Kesesuaian target pembinaan dengan realitas yang dicapai dalam prestasi seperti proposal kegiatan, produk kompetisi, penghargaan, atau karya inovatif lain yang siswa pamerkan.
  4. Kesuaian pencapaian  hasil belajar dalam pengembangan karakter dengan target pada tingkat satuan pendikan yang ditunjukkan dengan tingkat ketidakhadiran, tingkat penyimpangan prilaku, dan pembiasaan hidup seperti dalam cara memelihara kebersihan, ketertiban siswa masuk kelas dsb.
  5. Kesesuaian target pengembangan keterampilan dengan realitas yang dicapai melalui proses pembelajaran yang dilihat dari karya inovatif siswa yang menunjang meningkatnya keunggulan sekolah.

Berdasarkan uraian mengenai berbagai kegiatan yang wajib guru tunaikan maka nilai kinerja guru seharusnya dilihat dengan lima dimensi penilaian sebagai berikut:

  1. Fortofolio guru yang dihimpun sekurang-kurangnya dalam dua tahun terakhir, yang meliputi pemenuhan tugas 24 jam atau 37’5 jam per minggu, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
  2. Hasil uji kompetensi yang mengukur penguasaan pengetahuan yang mendasari pelaksanaan tugas guru.
  3. Hasil penilaian kinerja bidang manajemen pembelajaran dan penunaian tugas utama dalam bentuk angka kredit.
  4. Rekaman kinerja dalam pelaksanaan PKB dan pengembangan profesi.
  5. Produktivitas kinerja belajar siswa yang menjadi tanggung jawabnya.

Dalam rangka menghimpun data kinerja pada tahun 2012 telah Kemendikbud telah menyederhanakan   instrumen penilaian kinerja guru. Untuk mempercepat pemahaman seluruh pihak yang berkepentingan, sejalan dengan kegiatan sosialisasi yang sedang dilaksanakan, berikut dilampirkan instrumen PK guru. Jika kemudian terdapat proses perbaikan lebih lanjut, maka GP akan segera memperbaikinya.

Perangkat penunjang yang lain untuk menunjang pelaksanaaan penilaian akan kita sertakan pada kesempatan berikutnya.

Salam.

Sumber: Guru Pembaharu

Video Pembahasan UN Matematika SMA IPS Tahun 2013

Seteleah saya memposting soal dan pembahasan UN matematika SMA IPS Tahun 2013 dalam bentuk pdf, kali ini saya akan memposting video pembahasan beberapa nomor dari soal-soal tersebut agar lebih mudah dipahami.
Video saya upload ke youtube, Anda bisa download menggunakan youtube downloader atau add-ons pada browser atau software youtube downloader lainnya.

Ok langsung disimak saja.

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 1 Tahun 2013
(Logika Matematika)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 2 Tahun 2013
(Logika Matematika)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 3 Tahun 2013
(Logika Matematika)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 4, 5 Tahun 2013
(Pangkat Akar dan Logaritma)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 6 Tahun 2013
(Pangkat Akar dan Logaritma)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 7 Tahun 2013
(Pangkat Akar dan Logaritma)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 8 Tahun 2013
(Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers)

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 9 Tahun 2013
(Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers)

Pembahasan UN IPS No 22 Barisan dan deret

Pembahasan UN Matematika SMA IPS No 10 Tahun 2013
(Persamaan dan Fungsi Kuadrat)

Pembahasan soal UN IPS No 13 2013 Model Matematika

Pembahasan Soal No 11 Petidaksamaan

Pembahasan No 12 Sistem Persamaan

Soal No 14 Suku Banyak

Kumpulan soal UN 2013 dan Jadwal UN 2014